Aku percaya kepada Allah,
Bapa Yang Maha Kuasa, Khalik langit dan bumi,

dan kepada Yesus Kristus Tuhan kita,
yang dikandung dari Roh Kudus,
lahir dari anak dara Maria,
yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus,
disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.
Dan pada hari yang ketiga
bangkit pula dari antara orang mati,
naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa Yang Maha Kuasa.
Dan dari sana Ia akan datang untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Aku percaya kepada Roh Kudus,

Gereja Yang Kudus dan Am
Persekutuan orang Kudus
Pengampunan dosa

Kebangkitan orang mati*’
Dan hidup yang kekal.

Amin

gereja

Kamu tentu pernah mengikuti ibadah di gereja, yang setelah renungan khotbah, lalu ada pembacaan Pengakuan Iman Rasuli, seperti teks di atas. Seorang maju ke depan untuk memimpin pembacaan, lalu semua jemaat berdiri, dan membaca bersama-sama.

Apa itu Pengakuan Iman Rasuli?

Pengakuan Iman Rasuli adalah formula atau rumusan yang dibuat oleh gereja pada abad ke-2 Masehi, antara tahun 200-300 yang berisi pernyataan-pernyataan tentang hal-hal dasar kekristenan.

Pengakuan Iman Rasuli disebut juga Apostles’ Creed (bahasa Inggris), Symbolum Apostolorum atau Symbolum Apostolicum (bahasa Latin).

Pengakuan Iman Rasuli muncul dilatarbelakangi karena banyaknya aliran-aliran sesat kala itu, sehingga gereja kala itu harus membuat formula atau rumusan untuk dijadikan pengakuan bersama umat Kristen kala itu, agar mereka ingat pada hal-hal pokok Kekristenan.

 

DISKUSI – Diskusikan apa saja isi dari Pengakuan Iman Rasuli

TUGAS SISWA –  Hafalkan rumusan Pengakuan Iman Rasuli  agar kamu mempunyai pengalaman dalam mengingat hal-hal pokok dalam Kekristenan!

 


———————————
Andreas Christanto, M.Th

 

156 total views, 2 views today